Wilayah Desa

Perayaan Hari Kemerdekaan 2016

Membangun Desa Lewat Gotong Royong

Visi dan Misi

Awal mula SID

Administrator, 31 Maret 2013 13:31:04

Awal mula SID

Awal mula SID
"Awalnya ada keinginan dari pemerintah Desa Balerante yang berharap pelayanan pemerintah desa bisa seperti pengunjung rumah sakit yang ingin mencari data pasien rawat inap, tinggal ketik nama di komputer, maka data tersebut akan keluar"
(Mart Widarto, pengelola Program Lumbung Komunitas)
Program ini mulai dibuat dari awal 2006:
1. (2006) komunitas melakukan komunikasi dan diskusi lepas tentang sebuah sistem yang bisa digunakan untuk menyimpan data.
2. (2008) Rangkaian FDG dengan pemerintah desa membahas tentang tata kelola pendokumentasian di desa
3. (2009) Ujicoba SID yang sudah dikembangkan di balerante
4. (2009-2010) Membangun SID (aplikasi) dibeberapa desa yang lain: terong (bantul), Nglegi (Gunungkidul)
5. (2011) Kandangan (Temanggung) Gilangharjo (bantul) Girikarto (gunungkidul) Talun (klaten) Pager Gunung (magelang)
6. hingga saat ini 2013 sudah banyak desa pengguna SID.

SID sebagai tanggapan atas kebutuhan:
Kalau dulu untuk mencari data penduduk menurut kelompok umur saja kesulitan karena tidak mempunyai databasenya. Dengan adanya SID menjadi lebih mudah.
(Nuryanto, Kabag Pelayanan Pemdes Terong)

Membangun sebuah sistem bukan hanya membuatkan software dan meninggalkan begitu saja, namun ada upaya untuk memadukan sistem dengan kebutuhan yang ada pada desa. sehingga software dapat memenuhi kebutuhan yang telah ada bukan memaksakan desa untuk mengikuti dan berpindah sistem. inilah yang melatari combine melaksanakan alur pengaplikasian software.
1. Bentuk tim kerja bersama pemerintah desa
2. Diskusikan basis data apa saja yang diperlukan untuk warga
3. Himpun data kependudukan warga dari Kartu Keluarga (KK)
4. Daftarkan proyek SID dan dapatkan aplikasi softwarenya di http://abcd.lumbungkomunitas.net
5. Install aplikasi software SID di komputer desa
6. Entry data penduduk ke SID
7. Basis data kependudukan sudah bisa dimanfaatkan
8. Diskusikan rencana pengembangan SID sesuai kebutuhan desa
9. Sebarluaskan informasi desa melalui beragam media untuk warga

Pemberdayaan data desa yang dibangun diharapkan dapat menjunjung kesejahteraan masyarakat desa, data-data tersebut dapat diperuntukkan untuk riset lebih lanjut tentang kemiskinan, tanggap bencana, sumberdaya desa yang bisa diekspose keluar dan dengan menghubungkan dari desa ke desa dapat mencontohkan banyak hal dalam keberhasilan pemberdayaannya.
(sumber: Buku Sistem Informasi Desa)


TERIMA KASIH

Komentar

CAPTCHA Image

Wilayah Desa

Layanan mandiri

Statistik Desa

Laki - Laki 46 Jiwa
Perempuan 51 Jiwa
Jumlah Jiwa
Jumlah KK

Komentar Terkini

  • Penduduk Biasa
    24 Agustus 2016 06:05:21
    Selamat atas keberhasilan Senggigi merayakan Hari ...baca selengkapnya

Lokasi Kantor Desa

Pengunjung

Pengunjung Jumlah
Pengunjung Hari Ini
Pengunjun Kemarin
Total Pengunjung

AGENDA DESA

DATA INFORMASI
Judul
Waktu -
Koordinator
Lokasi
DATA INFORMASI
Judul
Waktu -
Koordinator
Lokasi
DATA INFORMASI
Judul
Waktu -
Koordinator
Lokasi

SINERGI PROGRAM


Anggaran Tahun 2019

Anggaran Pendapatan TA 2019
Rp. 2,367,586,108
Alokasi Dana Desa (ADD)
Rp. 760,071,000
32.10%
Dana Desa (DD)
Rp. 760,071,000
35.82%
Pendapatan Asli Desa (PAD)
Rp. 9,867,952
0.42%
Bagi Hasil Pajak & Retribusi Daerah (PBH)
Rp. 9,867,952
0.42%
Pendapatan Lain-Lain (DLL)
Rp. 100,000,000
4.22%
Bantuan Provinsi
Rp. 200,000,000
8.45%
Silpa Tahun Sebelumnya
Rp. 329,324,456
100.00%

Pendapatan Tahun 2018

Realisasi Pendapatan Desa TA 2018
Rp. 1,972,720,636
Alokasi Dana Desa (ADD)
Rp. 682,242,000
98.23%
Dana Desa (DD)
Rp. 682,242,000
100.00%
Pendapatan Asli Desa (PAD)
Rp. 100,000,000
100.00%
Bagi Hasil Pajak & Retribusi Daerah (PBH)
Rp. 90,391,200
79.95%
Pendapatan Lain-Lain (DLL)
Rp. 8,617,690
73.09%
Bantuan Provinsi
Rp. 100,000,000
100.00%
Silpa Tahun Sebelumnya
Rp. 254,380,746
100.00%

Belanja Tahun 2017

Realisasi Pendapatan Desa TA 2017
Rp. 1,443,396,180
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
Rp. 502,790,673
86.80%
Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp. 720,427,689
77.62%
Bidang Tak Terduga
Rp. 52,724,000
94.71%
Pemberdayaan Masyarakat Desaa
Rp. 167,453,818
67.08%
Bidang Tak Terduga
Rp. 0
0.00%